Koki Handal ala Anak Keren

Admin 9/22/2016 05:00:00 PM Add Comment
ibnufkh.com - Koki Handal ala Anak Keren -

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Hallo guys, senang bisa berjumpa lagi guys. Udah gak sabar ya menunggu cerita gue selanjutnya.

Ibnu Fitri Khoiril Huda | ibnufkh.blogspot.co.idKali ini gue mau cerita masa kecil gue ketika gue bermain masak-masakan.
Saat mendengar kata “Masak-Masakan”, apa yang terlintas di pikiran anda semua guys?
Kebanyakan pasti akan berfikir ini adalah permainan anak perempuan. Iya kan guys? Tenang aja, gue tau kok isi pikiran lo semuanya. Hahaa.

Yapp, betul sekali guys. Gue bingung mau mengatakan permainan apa ini. Gue dengan berat hati mengatakan kalau ini adalah permainan anak perempuan. Tapi gue bukan perempuan ya, gue asli anak jantan guys. Hahaaa. Jantan? Lho pikir hewan dengan bilang jantan?

Perbedaan antara permainan anak perempuan dan anak jantan adalah kalo permainan anak jantan itu namanya adalah “masak-masakan”, kalo permainan anak peremuan itu namanya “pasaran”. Hahahaa. Emang beda ya guys? Tentu saja beda. Coba dilihat. Hehehee.

Permainan masak-masakan bagi cewek adalah permainan yang menguji keahliannya. Sedangkan masak-masakan bagi para cowok sejati adalah sebuah permainan untuk menguji adrenalin dengan percobaan-percobaan diluar batas kemampuan manusia pada umumnya dengan eksperimen yang berbahaya. Hahaa.

Cewek ketika memasak selalu tenang dan damai, sedangkan gue dan temen-temen gue kalo memasak selalu berteriak-teriak. Selalu ada teriakan yang keluar dari mulut kita ketika bahan-bahan mulai dimasukkan kedalam wajan. Mulai dari kata-kata " weehh, wooww, josss, lanjuttt, *sensor*, dsb". Hahaaa.

Ketika bahan mulai dimasukkan kita semua memasukkannya selalu dari jauh dan langsung dilemparkan ke wajan begitu saja. Namanya juga cowok. Seperti itulah cara masaknya cowok. Hehee.

Kita biasanya main masak-masakan kalo jenuh aja guys. Yang biasa main masak-masakan adalah Mamat, Brian, Bagus, dan tentu saja gue. Sebagai juru masaknya utamanya adalah Mamat, dia ahli bangert lo dalam segala hal yang berbau eksperimen dengan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang ada termasuk rumput juga, hahaaa. Gue, brian, dan Bagus adalah bagian mencari berbagai macam bumbu dan bahan-bahan yang kita temui. Apapun itu.

Bau-bau harum yang semerbak yang mengundang selera makan dari bahan-bahan yang tidak dapat teridentifikasi (tidak jelas). Hahaa. Tentu saja kita tidak mencobanya, mana mungkin kan kita mencobanya dari hasil eksperimen tersebut. Kita semua nanti bisa mati. Hahaaa. Tapi lain hal dengan si Mamat, gue dan temen-temen gue selalu memaksa dan mendesak dia untuk mencobanya. Hal tersebut ternyata dilakukan juga lho. Tapi gue dan temen-temen gue gak mau mencobanya. Selalu ada saja alasannya dari gue dan temen-temen gue agar tidak mencoba eksperimen gagal tersebut. Hahaa. Usil nih.

Kita pernah juga lo guys, masak-masakan yang sukses juga. Gak selalu yang kita masak menghasilkan makanan yang gagal. Kita pernah sukses membakar ikan hasil tangkapan kita di kolam belakang punya teman gue, Brian. Hasilnya sangat enak lo guys, rasanya sangit, pahit, dan enak guys.  Tanpa bumbu tentunya guys. Hahaaa. Hal itu gak terasa karena kita makannya rame-rame. Jadi, rasa pahit, sangit, langsung sirna seketika. Hehee. Kebersamaan itu seru dan asyik ya guys. Bisa mengubah semua masakan yang sebelumnya seperti racun menjadi masakan berkelas. Hehee.

Kita juga pernah bakar ketela juga lho, tapi kita gak tau ketelanya milik siapa, hehee. Kan petualang memanfaatkan semua yang disediakan oleh alam. Hehee (Jangan ditiru ya guys, Don’t try this at home). Tapi meskipun begitu rasanya enak lho guys. Hehee.

Tapi pernah ya guys, ada suatu kejadian buruk yang kita lakukan akibat dari permainan masak-masakan yang berbahaya ini. Kita yang menyebabkan semua ini, hehehee, kok bisa?? Penasaran ya guyss? Hayoooo. Tapi sayangnya gue gak akan menceritakannya pada posting kali ini. Gue akan ceritakan di postingan berikutnya saja ya. Hehee.

Penasaran kan? Makanya disimak terus cerita gue dan temen-temen gue yang konyol ini guys. Biar lebih mempermudah dalam mengikuti cerita dari gue, subcribe blog gue aja guys. Biar gampang gitu.

Cukup sekian dulu ya guys dari cerita gue. Pesan dari cerita gue ini:

Buatlah kisah bersama teman dengan apapun itu permainannya asalkan bisa membuat kita senang dan terkenang selalu. Tidak ada permainan yang membedakan antara mainan perempuan dan laki-laki. Asalkan keduanya sama-sama menyenangkan aja.


Terima kasih.

Kekonyolan Pertandingan Sepak Bola

Admin 9/19/2016 05:00:00 PM Add Comment
ibnufkh.com - Kekonyolan Pertandingan Sepak Bola -

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Hallo guys. Senang berjumpa lagi guys.

Kali ini gue mau bercerita lagi tentang masa kecil gue bermain sepakbola.

Gue kecil lahir di Kediri, Jawa Timur. Akan tetapi kemudian langsung pindah dari rumah nenek di Kediri menuju ke Jepara, Jawa Tengah. Gue tinggal di asrama kepolisian Polres Jepara.

Waktu kecil gue banyak sekali teman, akan tetapi untuk teman akrab dan teman bermain selalu mereka-mereka itu. Tetapi adapula teman semusim yaitu anak dari kapolres. Soalnya mungkin sering mutasi di kota lain, jadi gak selamanya disana, tapi tetap selalu jaga pertemanan. Anak dari kapolres dulu semasa kecil bermacam-macam, ada yang suka main sepak bola, mancing, dll. Ada juga yang perempuan, cantik pula, hehee.

Pernah kita ngajak berkenalan gadis-gadis itu, apalagi mereka itu kembar.Kita selalu malu-malu dan mengejar-ngejar mereka untuk berkenalan dan berjabat tangan secara langsung. Hahaa

Gue dan teman-teman gue pernah bersusah payah naik pohon hanya untuk melihatnya. Para detektif mencari cinta. Hahaha. Itu detektif atau mengintip??? Itulah kami guys.

Tiap sore kami selalu bermain sepak bola bersama teman-teman di lapangan beraspal (Street Football). Kami tidak pernah absen kalo untuk bermain sepakbola, meskipun itu dalam keadaan puasa saat ramadhan. Kami bermain tanpa alas kaki diatas aspal dan menjadikan sandal-sandal kita menjadi gawangnya. Hahaaa (keseruan anak kecil yang masih ingusan) heheee.

Kami pernah bermain dengan pak polisi yang ikut bergabung dan meninggalkan pos pam mereka untuk bermain bersama-sama. Kami juga pernah menantang kakak-kakak SMA di lapangan SMA Negeri 1 Jepara untuk bermain sepak bola. Kami menantang mereka dengan polos yang masih culun dan unyu-unyu tanpa melihat keahlian kami, fisik mereka, dan dengan bangganya kami melawan mereka. Kami bertaruh kalo kami menang kita ... hhhmmm (sorry ya, gue lupa yang satu ini soalnya udah lama sih). Akan tetapi jika kami kalah kita harus membuka pakaian kami di lapangan.

Tetapi dengan bodohnya saya menerima persyaratan mereka. Maklum lah, waktu kecil mungkin gue adalah kapten, jadi ya sok-sok gimana gitu. Hehee. Gue waktu kecil selalu jadi rebutan untuk masuk ke tim mana. Karena gue sering sekali untuk memasukkan bola ke gawang.

Gue sebelum bermain di lapangan SMA 1 Jepara sebelum bertarung dengan kakak kelas. Kami bermain sepak bola disana hingga tanpa kita sengaja bolanya mengenai lampu sampai pecah. Kami lalu bergegas seperti dikejar maling meninggalkan lapangan dan pulang kerumah masing-masing karena ketakutan. Hahaha.

Gue pernah bermain berdua saja dan melawan 4 orang musuh, tetapi akhirnya kita juga yang menang. Hahaha (dasar sombong, hehee).

Aku terkadang harus jadi penjaga gawang, meskipun tak sebagus itu tetapi mungkin itu bukan keahlianku. Yang selalu menjadi penjaga gawang adalah temanku yang berbadan gemuk. Hahaa, entah kenapa ya yang gemuk selalu menjadi penjaga gawang. Hehee

Waktu kecil kami selalu melakukan gaya sebelum menendang bola, mungkin terinspirasi dari film Tsubasa. Ada yang melakukan jurus elang, harimau, dsb disertai dengan gayanya juga. Kocak banget deh pokoknya.

Ada juga yang sebelum menendang mengincar gawang dengan menunjuknya terlebih dahulu, semula dia menunjuk kearah kanan. Sebelum menendang biasalah, harus ada gayanya dulu (hahahaa). Saat menendang bola ehh ternyata bolanya kearah kiri. Kami semua tertawa terbahak-bahak melihat hal itu. Itulah asyiknya, kita bisa tertawa bebas penuh dengan hiburan dan kekonyolan teman-teman.
Mungkin cukup sekian dulu cerita dari gue tentang sepak bola saat masa kecil gue. Pelajaran yang bisa didapat dari cerita gue adalah

Teman yang konyol, aneh, dan kocak bercampur jadi satu akan menjadikan persahabatan menjadi indah dan terkenang selamanya.

Terima kasih.

Biodata Teman Masa Kecil

Admin 9/11/2016 12:00:00 PM Add Comment
ibnufkh.com - Biodata Teman Masa Kecil -

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Hallo guys. Senang berjumpa lagi guys.
Postingan kali ini gue akan menceritakan tentang teman-teman gue waktu kecil.

Teman Masa Kecil
Teman-teman gue dulu sewaktu kecil di asrama polres Jepara adalah cuma mereka-mereka aja. Mereka merupakan teman bermain yang asyik, akan tetapi kita juga memiliki teman bermain dari tetangga desa sebelah. Kita juga berteman dengan temannya teman mereka juga. Hahaha ribett.
Tapi kali ini, gue akan menceritakan teman-teman gue yang sering sekali bermain dengan gue.
Foto disamping ini merupakan temen-temen gue. Yang ditengah bernama Bagus, yang paling kanan bernama Brian, dan paling kiri jelas gue. Temen-teman yang lain belum ada gambarnya guys, sorry. Untuk lebih tau tentang teman-teman gue bisa disimak cerita berikutnya guys.

Digambar berikutnya merupakan temen gue saat masih kecil.
Tebak gue yang mana? Gue ada di tengah guys. Itulah gue. Gue foto bersama dengan teman seasrama gue.
Berikut ini gue jelasin temen-temen gue dibawah ini:

Teman yang pertama yaitu Reno. Dia mungkin bisa dibilang paling kecil di antara kita semua. Meskipun dia paling kecil, dia sangat cepat dan lincah kalo berlari, tetapi masih kalah sama gue sih, karena gue kalo lari paling cepat. Hahaha. Dia sangat suka gabung untuk bermain dengan kita semua dan terkadang kita semua lari dia agar dia tidak dapat ikut bermain dengan kita tetapi selalu gagal. Dia itu bagaikan sebuah kutil yang selalu mengikuti, Heheheee (maaf ya). Kita terkadang selalu bertengkar dengan nih anak. Kalo sudah dimusuhi kita selalu kabur agar dia tidak ikut main, hehee. Itulah kita. Meskipun kami sering bertengkar dengan nih anak, kalo gak ada dia mungkin permainan akan terasa sangat kurang sekali.

Teman gue yang kedua yaitu Mamat. Kami biasa memanggil dia Mamat ato terkadang Matoha. Dia ini merupakan teman yang paling asyik dan unik. Dialah mungkin teman yang membuat semua permainan jadi asyik. Dia itu seperti bolang (bocah ilang). Dia selalu berkelana kesana-kemari dan terkadang gue dan teman-teman sampai males buat ngikutin dia. Saat kita bermain ke suatu tempat biasanya sih di lapangan tenis, atau di TK Kemala Bhayangkari, atau di pangkalan becak, atau di sawah belakang asrama, atau di samping rumah Kapolres, atau juga di kolam, dsb. Dia suka mengajak pindah-pindah tempat nongkrong, terkadang itu sangat melelahkan dan memaleskan sekali. Wkwkwkw. Dia sangat suka dengan kucing, banyak sekali kucing yang dipelihara dia. Terkadang gue sangat suka bermain dengan dia apalagi bersama dengan kucing peliharaannya dia.

Teman yang ketiga adalah Brian. Dia merupakan teman yang bisa dibilang paling cool. Dia merupakan teman yang paling gue selalu ajak bermain. Terkadang kita main PS dirumahnya, terkadang nongkrong di kolam lele di belakang rumahnya, dan terkadang juga bermain dengan domba-dombanya. Gue sama dia menciptakan sebuah salaman berjabat tangan yang berbeda. Pokoknya jabat tangannya ada tosnya gitu. Jabat tangan biasa gue dan dia lakukan saat setelah sholat.

Teman yang keempat adalah Bagus. Dia merupakan teman yang memiliki perut yang besar alias gendut (Hahaa). Dia selalu mengajak Mamat kalo main. Dia sebenarnya kakak kelas gue saat SD, akan tetapi karena ada suatu alasan yang menyebabkan dia tidak naik kelas saat SD. Sehingga pada kelas 5 SD (kalo gak salah sih) dia sekelas sama gue. Temen gue yang satu ini setelah lulus SD pindah sekolah ke luar kota, kalo gak salah ke Purbalingga. Dia kalo liburan terkadang main ke Jepara.

Teman yang kelima adalah Anggit. Dia temen gue dari TK dan SD dan seumuran dengan gue. Akan tetapi, ditengah perjalanan dia pindah sekolah dasar. Anehnya sekolahnya masih 1 kecamatan lagi. Hehee. Saat SMP, dia pun memutuskan untuk lanjut sekolah keluar kota, entah kemana tujuannya, gue gak tau. Dia juga sudah gak pernah main lagi ke Jepara. Mungkin ada alasan lain. Mungkin sih. Dia merupakan teman yang biasanya gue main kerumahnya hanya buat numpang main PS doang. Hahahaa kejamm ya. Sebenarnya dia memiliki nama yang panjang dan aneh pokoknya. Hehee. Tapi dia asyik kok kalo main. Sayang sekali gak ada kabar sama sekali dengan temen gue ini.

Sebenarnya masih banyak sekali teman-teman gue yang ingin gue ceritain. Kalo gue ceritain semuanya nanti bisa sampai sekitar 1 buku tulis. Heheheee. Akan tetapi intensitas yang paling sering bermain dengan gue adalah bersama Mamat, Brian, dan Bagus.

Cukup sekian dulu ya guys cerita dari gue. Pesan dari cerita gue adalah:

Apapun latar belakang teman lo, jangan lo beda-bedakan antara teman yang satu dengan lainnya. Justru teman yang bermacam-macam tipenya yang unik itu adalah teman yang asyik dan beragam. Kalo temannya jaim-jaim semua itu gak seru. Terima kasih atas kenangannya teman-teman.

Terima kasih.